Sob funkynetter mau berbagi cerita tentang pengalaman funkynetter dalam memilih bahan bakar untuk sepeda motor injeksi atau PGM – FI (Programmed fuel Injection).



Nah kebetulan funkynetter memakai Honda Beat PGM – FI (Programmed fuel Injection,, setiap hari funkynetter mengisi bahan bakar menggunakan Premium.. Setelah beberapa bulan funkynetter menggunakan Premium, funkynetter merasa ada sedikit masalah pada mesin.. Suara mesin jadi keras dan agak 'knocking' atau mesin 'ngelitik'.



Hari ini funkynetter sengaja mencoba menggunakan bensin Pertamax yang memiliki kandungan Oktan lebih tinggi dari Permium sob,, Pertamax memiliki kandungan Oktan 92 sedangkan Pertamax Plus 95.. Perubahan yang dirasakan oleh funkynetter cukup terasa sob, tarikan mesin jadi galak banget alias ngacir,, komsumsi bahan bakar juga irit banget.. lebih irit daripada bensin Premium, suara mesin juga menjadi halus banget sob,seperti baru keluar dari dealer..



Sejatinya mesin sepeda motor yang sudah memakai teknologi Injeksi atau Electronic Fuel Injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik)itu wajib menggunakan bensin tanpa Timbal atau Pertamax.. Ya walau harga Pertamax dan Pertamax Plus 2kali lipat dari harga Premium tapi keiritannya sama aja dengan kita membeli Premium sob.. Mesin jadi terawat, ruang bakar g kotor, sistem injeksinya juga bersih dari kotoran.



Karena memiliki oktan tinggi, maka Pertamax bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi, sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston.... Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan Pertamax lebih maksimal, karena BBM digunakan secara optimal. Sedangkan pada mesin yang menggunakan Premium, BBM terbakar dan meledak, tidak sesuai dengan gerakan piston...

Perbedaan pertamax dengan Pertamax Plus adalah terletak pada kandungan Oktannya sob.. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya dan Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC)... Pertamax Plus adalah bahan bakar untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters....